Skip to main content

Latar Semu Novel Nations

Novel Nations
Sumber: tokopedia.com

Terry Pratchett berhasil menipu pembaca dalam novel Nations (Negeri, red.) yang diterjemahkan oleh Rosemary Kesauly. Novel ini diterbitkan Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2013. Pembaca, kecuali mereka yang tahu sejarah dan memahami geografis bumi, tidak akan menyadari bahwa latar novel Nations adalah dunia paralel.

Terry mengisahkan Mau dan Ermintrude  bertemu di sebuah pulau yang disebut Negeri, sedangkan Inggris menyebutnya sebagai salah satu pulau di Kepulauan Hari Minggu di Samudera Besar Pelagic. Negeri yang ditinggali oleh suku
primitif ini, diterjang gelombang tsunami di suatu senja. Mau adalah satu-satunya anggota suku yang tersisa sedangkan tsunami merusak kapal Ermintrude dan membunuh semua kru kapal. Dalam pertemuan aneh dan bahasa yang berbeda mereka saling berkomunikasi, awalnya memakai bahasa isyarat dan mulai mempelajari bahasa satu sama lain. Mereka bahu-membahu menyelamatkan korban tsunami lain yang mulai berdatangan ke Negeri.

Ermintrude sebagai putri mahkota Inggris menunjukkan kecerdasannya untuk memecahkan permasalahan Negeri. Dia pun menunjukkan berbagai perkakas kapal yang tersisa, dimana Mau menganggapnya sebagai barang berharga. Mau memberi kesempatan Ermintrude untuk mempelajari hal-hal yang tidak pernah dilakukan seorang putri sebagai balas budi. Suatu hari tanpa sengaja mereka menemukan rahasia Negeri. Ermintrude memahami mungkin Negeri adalah awal mula peradaban di bumi. Hal ini karena ditemukan perkakas canggih dalam gua yang tertutup dan dikeramatkan selama ribuan tahun. Saat Raja menjemputnya, Ermintrude membuat kesepakatan bahwa Negeri adalah milik seluruh dunia. Selanjutnya beberapa anggota Royal Society didatangkan untuk penelitian. Novel setebal 427 halaman ini menerangkan selama berada di Inggris, Ermintrude rajin menghadiri seminar Royal Society. Diceritakan bahwa Ermintrude hidup dimasa yang sama dengan para ilmuan seperti Issac Newton, Albert Einstein, Patrick Moore, Richard Feymann, Carl Sagan, dll.

Nyatanya disadari atau tidak, di dunia ini tidak ada Samudera Besar Pelagic. Para ilmuan yang disebutkan juga hidup di masa yang berbeda. Novel ini memang beberapa kali memaparkan sejarah seperti perang mawar dan penemuan-penemuan para ilmuan. Namun banyak pula sejarah yang dibengkokkan. Di bagian catatan pengarang, Terry menambahkan bahwa latar novel ini adalah dunia paralel. Jangan sampai pembaca tertipu mengenai latar novel Nations.

Comments

Popular posts from this blog