Lost All Hope: Suicide or Survive

Halaman depan Lost All Hope
Sumber: lostallhope.com

Lost All Hope (LAH) ialah website yang memberi informasi bunuh diri. Tidak seperti  Suicide Guide: Lolokaust (www.lolokaust.com) yang menawarkan metode bunuh diri, LAH dilengkapi pertolongan (help link) mengenai pihak berwenang: Samaritans NYC (USA), the Samaritans (UK), The US National Institute of Mental Health (NIMH), dan Lifeline (Australia). Lost All Hope (LAH) yang ditulis dalam bahasa Inggris disertai tips-tips, statistik, dan cara hidup jika pelaku menginginkannya. Tapi, LAH benar-benar menekankan keputusan ke pelaku ̶ bunuh diri (suicide) atau tidak (survive).

Halaman depan Suicide Guide: Lolokaust
Sumber: lolokaust.com

Website yang ditulis tahun 2009 ini, dilatarbelakangi sulitnya menemukan informasi bunuh diri. Lost All Hope diyakini memberi ‘bantuan’ bagi mereka yang benar-benar ingin bunuh diri atau memiliki keinginan hidup sama besarnya di sisi yang lain, terlepas bagaimana keputusan pelaku nantinya.

Imformasi yang ditawarkan Lost All Hope
Sumber: lostallhope.com

Tidak ada informasi siapa dan dimana pencetus Lost All Hope (LAH). Segala sesuatu sebatas anonim, termasuk kisah yang ditulis didalamnya yang didapuk sebagai kisah nyata. Tapi, siapa dan dimana letaknya, penulis kisah-kisah tersebut memutuskan bertahan hidup dan mencoba menolong orang-orang melalui website yang dibuat.

J. Donald Walters
Sumber: mbi9.wordpress.com

J. Donald Warlters, seorang penulis internasional yang menerbitkan lebih dari 45 buku mengatakan kebahagiaan tumbuh ketika seseorang membantu orang lain. Dan LAH berkontribusi demikian, menyediakan bantuan dan informasi terkait cara-cara bunuh diri.  Walau terkesan bertentangan terhadap moral, LAH menyakinkah pelaku berpikir berulang kali sebelum menuju ke informasi yang dalam. Dan, lagi-lagi pilihan di tangan pembaca atau mereka yang disebut pelaku nantinya.

Masih banyak jalan lain selain bunuh diri
Sumber: indonesiaexpad.biz

Lost All Hope (LAH) suatu website nonprofit dan berbahaya.  Berkontribusi positif jika pelaku memilih bertahan hidup (survive) dan sebaliknya.